Home » , » Tips Menempati Rumah Baru di Perumahan

Tips Menempati Rumah Baru di Perumahan

Posted by Dewa Ayu Erniathi on Tuesday, March 4, 2014 | 12:43 AM

Sebelumnya telah dibahas Tips Membeli Rumah di Perumahan buat para pembaca +De TruMi. Permasalahannya, bagaimana jika Anda sudah dalam keadaan terlanjur beli dan siap menempati rumah kita sementara Anda belum menjalankan tips tersebut? Maka untuk itu, kali ini kita akan membahas Tips Menempati Rumah Baru di Perumahan. Jika Anda melewati saran-saran pada Tips Membeli Rumah di Perumahan, maka ada baiknya ada mengikuti tips berikut ini.

Mengecek Kembali Spesifikasi Rumah

Sebagai langkah awal, sebelum Anda menerima kunci dari developer sebaiknya Anda mengecek apakah rumah sebagai produk yang Anda beli sesuai dengan spesifikasi sebelumnya. Hal itu dapat Anda lakukan dengan membandingkan brosur spesifikasi rumah yang Anda tempati dengan kondisi riilnya. Mintalah salinan gambar perencanaan rumah yang Anda beli untuk perbandingan keadaan rumah sekarang dengan rencana sebelumnya. Kadang karena sesuatu hal, terjadi perubahan atau pengembangan dalam pembangunan perumahan sehingga tidak lagi sesuai dengan kondisi riil rumah yang sekarang.

Menempati Rumah Baru
Kebahagiaan menempati rumah baru hendaknya dibarengi dengan persiapan yang baik 

Mengantisipasi Kerusakan Rumah

Tanyakanlah detail perubahan apa saja yang telah dilakukan pada rumah yang baru Anda beli. Biasanya ada gambar hasil akhir pembangunan yang juga bisa diminta untuk perbandingan. Lakukan pemeriksaan seluruh kondisi rumah untuk mengetahui semuanya berfungsi dengan baik. Ini penting untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada kerusakan yang sudah tidak ditanggung oleh pengembang, kita bisa secara cepat menangani masalah yang terjadi karena mengenal seluk-beluk pedalaman rancangan bangunan rumah yang kita beli itu. Misalnya, instalasi air dan listrik yang sangat vital dan menjadi sumber kebutuhan pokok sehari-hari. Jika menemukan ketidakberesan, Anda berhak komplain ke developer karena pada perjanjian antara pembeli dan pengembang biasanya ada masa garansi minimal selama 100 hari atau tiga bulan. Pengembang biasanya menyerahkan format garansi ini bersamaan ketika penyerahan kunci. Pengembang yang bagus akan mengutamakan pelayanan purnajual perumahannya.

Isi Perabotan Rumah Baru

Rumah baru di perumahan tentunya masih dalam keadaan kosong. Segera isi dengan Furniture Pokok yang Anda butuhkan, misalnya tempat tidur, almari, dan kompor. Perabotan tambahan lain seperti kursi bisa menyusul jika budget Anda terbatas. Namun, jika budget Anda cukup banyak tapi belum punya ide akan diisi perabotan apasaja rumah baru Anda tersebut, Anda bisa meniru atau mencari ide berdasarkan bangunan contoh di perumahan tersebut. Biasanya pengembang telah mengisi rumah contoh lengkap dengan furniture yang cukup menarik sebagai promosi perumahannya.

Segera Beradaptasi dengan Sekitar

Warga perumahan biasanya terdiri atas pendatang dari berbagai latar belakang dan daerah. Sebagian penghuni baru perumahan merasakan kesulitan dalam beradaptasi sehingga mereka merasa tidak betah tinggal di lingkungan barunya. Sebenarnya ada warisan tradisi nenek moyang kita yang patut kita lestarikan saat akan menempati rumah baru, yaitu mengundang tetangga sekitar untuk acara selamatan dan makan sekadarnya saat boyongan ke rumah baru. Ada juga warga perumahan yang membentuk paguyuban untuk mempererat silaturahim antar warga. Paguyuban biasanya menyelenggarakan acara kumpul-kumpul warga baru memanfaatkan hari-hari libur seperti Tahun Baru. Dua cara ini bisa Anda lakukan untuk saling mengenal tetangga baru kita serta untuk bersosialisasi antar warga. ***

Sebagian orang menjual rumahnya lagi karena memutuskan lingkungan rumah yang baru dibelinya tidak ramah, sepi, sempit, dan alasan lain yang sebenarnya sudah harus diperhitungkan sejak sebelum rumah itu dipilih. Sebelum Anda memutuskan, pikirkanlah kembali masak-masak karena menjual rumah seringkali berarti mengulang permasalahan baru, yaitu bagaimana caranya memperoleh rumah. 
Silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
0 Comments
0 Comments
Comments

Leave your comment

Post a Comment

Translate This Page into