Home » , , , » Tiga Contoh Floating Furniture untuk Interior Minimalis

Tiga Contoh Floating Furniture untuk Interior Minimalis

Posted by Dewa Ayu Erniathi on Friday, March 14, 2014 | 2:24 AM

Jika saat ini Anda sedang dibingungkan oleh jenis furniture seperti apa yang paling tepat untuk dipilih untuk nantinya dan ditempatkan dalam desain minimalis, jenis mebel yang satu ini mungkin cocok untuk Anda. Jenis mebel yang kini tengah populer tersebut adalah mebel yang didesain dengan gaya floating atau mengambang. Tentu saja, mebel-mebel tersebut tidak benar-benar mengambang.
Rak buku mengambang cantik
Gaya floating  mengacu pada tata letak furniture khususnya ketika furniture tersebut diletakkan pada dinding sebagai bidang pendukung yang disamarkan sehingga saat sudah dipasang akan terlihat seperti mengambang tanpa penyangga, dalam hal ini furniture tersebut terlihat mengapung di dinding. Istilah floating juga mengacu pada tata letak furniture yang diposisikan sedemikian rupa di tengah ruangan terutama untuk menjauhi dinding, dalam hal ini adalah mengapung di tengah ruangan. Jadi istilah floating di sini dinamis, furniture yang menempel pada dinding disebut floating, menjauhi dinding juga floating, tergantung pada apa yang dijadikan acuannya. Menarik, bukan? 


Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah tiga contoh aplikasi floating furniture yang bisa kita terapkan dalam membuat desain rumah minimalis.

Floating Cabinet/Shelf  

Nampaknya ini yang sudah populer di Indonesia, yaitu floating shelf atau sering disebut sebagai rak ambalan. Ambalan dalah rak tempel yang terbuka pada dinding yang selain berfungsi utama sebagai dekorasi juga dapat dipakai sebagai penyimpan barang lainnya, dibuat dengan cara menempelkan rak dengan sekrup pada dinding dan menyembunyikan siku pendukung di dalam papan kayunya. Sekilas ambalan serupa dengan Furniture Built-In. Bedanya pada kesan yang ditampilkan saja, jika furniture built-in mengesankan kompak dengan seluruh bidang dinding karena ia berdiri atau menempel dari lantai dinding bahkan kadang hingga langit-langit, sedangkan ambalan lebih memberi kesan mengambang daripada kesan menempelnya. Kesan mengambang seperti ini sangat cocok untuk rumah yang memiliki desain interior minimalis.

Rak TV floating
Ambalan yang nampak mengapung di atas,

Tempat Tidur Mengambang (Floating Bed)

Selain ambalan, mebel lain yang banyak dibuat dengan desain semacam ini adalah tempat tidur. Sama juga dengan rak ambalan, desain tempat tidur seperti ini mempunyai desain wall-mount di mana mebel tersebut dikaitkan pada bagian dinding kamar tidur. Kadang desain mengambang seperti pada tempat tidur ini dibuat dengan masih memakai kaki untuk mendukungnya, namun ditata sedemikian rupa sehingga tidak kentara dan menjadi terlihat mengambang. Sebagian tempat tidur mengambang dibuat dengan cara menggantungkannya ke langit-langit memakai tali pada empat sudutnya.



tempat tidur mengambang
Tempat tidur mengambang karya Washington Architects & Designers, FORMA Design

Floating Sofa

Floating sofa adalah cara menempatkan sofa yang di tengah-tengah ruangan dengan tujuan menjauhi dinding supaya ada sela lalu-lintas penghuni lewat tidak di depan sofa tapi di belakangnya. Tata letak seperti ini cocok untuk diterapkan pada ruangan-ruangan besar seperti ruang keluarga atau ruang tamu. Penataan floating sofa ini juga sering dilakukan pada ruangan rumah minimalis yang umumnya meminimalkan dinding atau tembok bagian dalam sehingga membuat ruangan nampak besar.

Sebagian orang kesulitan mendesain ruangan yang cukup besar seperti itu karena bingung bagaimana harus memulainya. Dengan desain furniture mengapung-apung di tengah atau floating, kita bisa mengisi ruangan besar, menghilangkan kesan kosong dan sepi dan menciptakan kesan ruangan yang intim, lebih bersahabat, cocok untuk berinteraksi. Floating furniture ini membangun Kesan Visual Ruangan pada tengah-tengahnya. Desain ini juga akan membuat aliran udara ke dalam rumah menjadi lancar dan ruangan nampak bersih. Biasanya karpet dipakai sebagai alas untuk furniture pada ruangan besar untuk membatasi area floating. Rumus sederhananya, yaitu setidak-tidaknya kaki depan furniture atau sofa harus ada pada karpet (tidak berlaku secara kaku).  

Floating furniture
Furniture indah dengan desain floating
karya Huntington Interior Designers & Decorators AMI Designs

Editor: +Tricahyo Abadi 
Silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
0 Comments
0 Comments
Comments

Leave your comment

Post a Comment

Translate This Page into